Angka
666 dalam bhs Latin bisa diartikan sebagai DIC LVX = “dicit lux” –
suara cahaya. Maklum setan dalam bhs Latin sering diberi nama sebagai
Lucifer (Lux Ferre) atau sipembawa cahaya. Dalam istilah astrologi
disebut juga sebagai Bintang Fajar atau Venus atau planet ke-enam
terbesar dalam tata surya kita.
666
dalam angka Rumawi = DCLXVI atau dalam arti kata lain dalam angka 666
tsb telah dapat merepresentasikan seluruh angka yang terdapat dalam
angka Rumawi (D = 500, C = 100, L = 50, X = 10, V = 5, I = 1).
Semua
yang buruk dan jahat konon mempunyai kaitannya dengan angka 666 seperti
roulet, apabila semua angka di meja roulet dijumlahkan akan menjadi
666. Berzinah itu dosa berat maka dari itu angka 666 dalam bhs Yunani
mempresentasikan XES (sex terbalik) atau Χ Ξ Σ (Chi Xi Sigma) sebab
dalam bhs Yunani maupun Ibrani abjad mereka itu juga identis dengan
angka. Begitu juga dengan nama dari Kaiser Nero dalam bhs Ibrani ini
bisa ditulis dengan angka 666 (Neron Kesar). Racun yang mematikan adalah
racun 666 = racun Hexachloride yg diambil dari formula kimia C6H6Cl6.
Hal inilah yang menyebabkan angka 666 selalu diidentikkan dengan Satanisme atau hal-hal yang berbau pemujaan setan.












